PKS Bantu Pekerja Perkebunan Jambi Yang Terlantar di Merak

oleh

Beban hidup masyarakat semakin berat di tengah resesi ekonomi global dan pandemi wabah Covid-19. 

Selain sulit makan, banyak pekerja yang dirumahkan hingga terkena Pemutus Hubungan Kerja (PHK) oleh perusahaan.
 
Seperti, nasib malang yang dialami oleh 3 pekerja di Pabrik Perkebunan di Jambi. Mereka bekerja dengan sistem upah borongan. 

Perantau asal Purbalingga ini, terlantar di Terminal Terpadu Merak–Banten karena tidak memiliki biaya untuk pulang, Rabu (15/04).

Mereka adalah Sudarmanto, Karso dan Miswanto. Ketiganya merupakan warga Kecamatan Rembang – Purbalingga – Jawa Tengah. 

Karena biaya hidup yang semakin besar dan tidak sebanding dengan upah yang didapatkan, mereka memutuskan untuk pulang kampung dengan menumpang sebuah truk yang menyebrang dengan kapal ke Pelabuhan Bakauheni, dan melanjutan perajalanan menuju Terminal Merak. 

Sebelumnya, mereka sudah memohon supaya diberi ongkos pulang ke perusahaan, tetapi tidak diberikan. 

Sesampainya di Terminal Merak, pekerja upah borongan ini  bingung karena tidak memiliki biaya untuk pulang dan makan. 

Informasi ini diperoleh dari team Search and Rescue Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (SAR-ASDP) Merak, Radmiadi melalui media sosial.

Mendengar kabar tersebut, Anggota DPR dari Fraksi PKS Dapil Jawa Tengah VII, meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen, Rofik Hananto langsung mengecek kebenaraan dan keberadaan mereka.

Melalui, Relawan Sedulur Rofik, yang dipimpin Kirwanto, anak buah Sohibul Iman ini membantu membelikan tiket bus serta memberikan uang saku kepada tiga pekerja Pabrik Perkebunan di Jambi.

Sebelum mereka melanjutkan perjalanan pulang ke Purbalingga, pekerja upah borongan ini melakukan komunikasi lewat video call dan menyampaikan terima kasih serta mendoakan Pak Rofik senantiasa diberikan kesehatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Rofik dan team relawannya karena sudah membantunya. Kami doakan semoga senantiasa diberikan kesehatan,” kata Sudarmanto.

Mantan pegawai pajak ini  juga berpesan kepada 3 perantau ini, agar hati-hati di jalan dan menitipkan salam untuk keluarga.

“Hati-hati di jalan. Semoga selamat sampai tujuan. Titip salam untuk keluarga di rumah,”kata Rofik dalam keterangan tulisnya, Jumat (17/04).

“Ini adalah bagian dari tugasnya sebagai wakil rakyat. Fraksi PKS memiliki komitmen untuk terus berkhidmat dimanapun, kapanpun dan kepada siapapun, apalagi mereka adalah warga di daerah pemilihannya,” tandasnya.[FIK]

Sumber : https://rmco.id/baca-berita/parlemen/32906/tak-punya-duit-pks-bantu-pekerja-perkebunan-jambi-yang-terlantar-di-merak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.