Kompak, Caleg Dapil V Kota Jambi Gelar Kopdar Perdana

oleh

Kompak, Caleg Dapil V Kota Jambi Gelar Kopdar Perdana

 

Kotabaru Jambi – (09/09). Difasilitasi sejumlah pengurus DPD dan DPC, ahad kemarin 8 dari 12 caleg Dapil V Kota Jambi melakukan pertemuan (kopdar) informal di kantor DPD PKS Kota Jambi. Dapil V yang dimaksud adalah daerah pemilihan kecamatan Jambi Selatan dan Palmerah. Adapun 4 caleg berhalangan hadir karena beririsan jadual dengan acara yang lain.

 

Di antara caleg yang hadir tampak Wawan Novianto, Hizbullah, Ardo, M. Arif, Kopli, Mashuri, Yusrita Hasjannah, dan Fajrin Saputra. “Karena baru pertemuan perdana, jadi agendanya sebatas silaturahmi saja, belum membahas kesepakatan-kesepakatan antar caleg,” kata Adhop Lubis, Ketua DPC PKS Palmerah yang turut memfasilitasi pertemuan ini.

Entjik Ersandinova selaku Ketua DPC PKS Jambi Selatan menambahkan, “Harapan kami dari struktur DPC, semoga seluruh caleg dapat bersinergi di lapangan. Jangan rebutan lahan suara karena Jamsel-Palmerah ini sangat luas untuk diperebutkan. Kami berharap semua caleg dapat mengoptimalkan potensinya di Dapil V ini.”

 

Dengan adanya pertemuan semacam ini, Adhop dan Entjik berharap seluruh caleg bisa tetap kompak hingga selesai Pemilu 2019. Berjalan bersama tanpa ada sikut-menyikut di kemudian hari. Setiap caleg dapat melakukan ploting kegiatan silaturahmi ke RT-RT, kampanye door to door ke rumah warga, namun harus tepat sasaran agar efektif dan tidak menghabiskan waktu.

Yusrita, satu-satunya caleg perempuan yang hadir, merasa bersyukur seluruh caleg dapat berkumpul dan bersatu seperti ini. Sebagai pendatang baru (caleg muda), Yusrita masih meraba apa langkah selanjutnya setelah dirinya ditunjuk sebagai caleg oleh DPD PKS. “Masih perlu banyak belajar sambil terus melangkah. Bismillaah, in syaa Allah niatnya da’wah dan nyumbang suara sebanyak-banyaknya buat PKS,” papar Yusrita sumringah.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.