Hearing dengan PT. Pertamina dan PT. JKB, Aleg PKS Ultimatum: Cari Dokumennya Sampai Dapat!!!

oleh

Kisruh antara tiga pihak: Pertamina EP Jambi, PT. Jasa Kuat Bersama (PT. JKB) dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah IV semakin meruncing. Ketiga pihak merasa sama-sama berkepentingan terhadap asset ruas jalan nasional di Lingkar Selatan, Kota Jambi. Masalah ini akhirnya diadukan ke Komisi III DPRD Kota Jambi, hari ini (Senin, 20/11).

 

Sebagaimana diketahui, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah IV meminta proyek galian pipa minyak milik Pertamina EP Jambi dihentikan. Jika tetap dilanjutkan, Pertamina akan dilaporkan kepada pihak kepolisian karena dianggap merusak ruas jalan nasional itu.

 

Pertamina EP Jambi menganggap pemasangan pipa minyak di ruas jalan nasional tersebut sudah benar, karena jalan tersebut merupakan asset milik Pertamina yang dikuasai sejak tahun 1959. “Jadi seharusnya tidak ada masalah,” kata Andrew, Legal & Relation Asset I Pertamina, didampingi Humas Pertamina EP Jambi, Hasanul Hasari.

 

Adapun PT. Jadi Kuat Bersama (PT.JKB) adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan beton instan yang memiliki kualitas tinggi dan pembuatan paving dengan berbagai jenis. PT. JKB saat ini sedang mengerjakan proyek pemasangan pipa minyak di ruas jalan yang disengketakan itu. Pelarangan oleh pihak BPJN Wilayah IV menyebabkan proyek itu mangkrak dan merugikan PT.JKB.

 

Jasrul SAg selaku anggota dewan PKS menyarankan agar pihak Pertamina lebih bersungguh-sungguh memastikan status asset ruas jalan Lingkar Selatan itu. “Cari dokumennya sampai dapat!! Apakah benar asset itu sudah dihibahkan atau belum kepada pihak Pemerintah Provinsi Jambi, atau benar jalan itu memang sudah beralih status menjadi ruas jalan nasional,” kata Jasrul tegas.

 

Pemasangan pipa minyak ini merupakan jalur jumper line yang terhubung dari Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi menuju Stasiun Pengumpul Utama (SPU) Kenali Asam, Kota Jambi. Jalur pipa minyak ini nanti bertujuan mengantisipasi jalur pipa minyak yang sudah ada di sepanjang jalur  tersebut jika mengalami kerusakan. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.