Di Waktu Maghrib, Kamu Ngapain?

oleh

Di Waktu Maghrib, Kamu Ngapain?

 

Ditulis oleh: Yanita Misran (Kader DPRa Pondok Meja – DPD Muaro Jambi)

 

Apa yang kamu lakukan saat menjelang maghrib?  Apa kamu masih nongkrong bersama teman-teman kerja kamu? Apa kamu nonton tv? Apa bermain game online sampai hape low bat? Atau hanya baring-baring saja tiduran di kamar? Atau bermain bersama anak-anak? Atau duduk-duduk santai di beranda rumah? Wah.. apa lagi ya? Atau kamu justru sedang membaca Al Quran? Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah.

 

Waktu Maghrib adalah waktu yang sangat baik. Maghrib adalah berpindahnya waktu dari siang menjelang malam. Umat Islam diperintahkan agar waktu maghrib dipergunakan sebaik mungkin. Karena maghrib adalah waktu yang paling singkat, sangat baik sekali jika waktu ini dimanfaatkan untuk memaksimalkan beribadah baik di dalam rumah ataupun di masjid.

 

Gemerlap kota yang semarak oleh berbagai lampu hias nan cantik ternyata tidak mengurangi setan dan rombongannya untuk berburu mangsa. Justru semakin malam setan semakin merajalela, menghasut manusia untuk berbuat maksiat. Oleh karena itu, kita harus lebih fokus dalam beribadah. Jangan terlena oleh indahnya dunia di sore dan malam hari.

 

“Katakanlah (wahai Muhammad);’Aku berlindung kepada Allah yang menguasai subuh, dari kejahatan makhlukNya, dan dari kejahatan malam apabila gelap gulita, dan dari kejahatan wanita wanita tukang sihir yang menghembuskan buhul-buhul dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki”. (QS. Al Falaq: 1-5)

 

Jadikanlah waktu Maghrib menjadi ladang amal tersendiri. Di antara sunnah Rasulullah shallallaahu ‘alayhi wasallam di waktu Maghrib adalah: membawa masuk anak-anak ke dalam rumah serta menggendong yang masih bayi. Rasulullah mengabarkan bahwa jin dan setan semakin banyak berkeliaran di waktu maghrib.

 

Amalan berikutnya yaitu menutup pintu sambil menyebut nama Allah. Lafadz basmallah tersebut in syaa Allah akan membuat kita senantiasa terjaga dari gangguan setan.

 

Selanjutnya, sholatlah dua rakaat sebelum sholat Maghrib. Dari Anas bin Malik ra, beliau mengatakan: “Kami pernah tinggal di Madinah. Saat muadzin beradzan utk sholat Maghrib, mereka (para sahabat senior) saling berlomba mencari tiang-tiang lalu mereka sholat dua rakaat sampai ada orang asing yang masuk masjid untuk sholat, mengira bahwa sholat Maghrib sudah ditunaikan, karena saking banyaknya yang melaksanakan sholat sunnah sebelum Maghrib”. (HR.Muslim no.837)

 

Janganlah tidur saat Maghrib atau sebelum Isya. Hal ini sangat dilarang oleh Rasulullah, karena bisa menjadikannya terlambat atau tidak sholat Isya. Isilah waktu antara Maghrib dan Isya dengan amal ibadah yang lain. Dari Abu Barzah Al Aslami ra, beliau mengatakan, “Nabi suka mengakhirkan waktu Isya, membenci tidur sebelumnya dan membenci bincang-bincang setelah Isya”. (HR. Bukhari no.599 dan Muslim no.647)

 

Semoga kita semua, seluruh umat Nabi Muhammad bisa meneladani beliau agar kita bisa mendapatkan syafaatnya di yaumil akhir nanti. Aamiin, allaahumma aamiin.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.