Awas Kena Jurus Maut!! Aleg PKS ini Ternyata Pendekar Silat

oleh

Adison, SPd sejak 2014 memang berprofesi sebagai Anggota DPRD Batanghari dari Fraksi PKS. Tapi mungkin kader dan simpatisan PKS tidak banyak tahu bahwa ternyata Adison adalah Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Batang Hari. Wuiddihhh… Pendekar dong ya!!

Seperti di acara Wisuda Warga Baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) se-Provinsi Jambi yang dilaksanakan sabtu malam kemarin (07/09), Adison terlihat hadir bersama para pegiat olahraga pencak silat. Bertindak sebagai tuan rumah adalah padepokan pencak silat PSHT kabupaten Batanghari. Tampak Adison cukup sibuk menyelesaikan beberapa urusan di lokasi acara.

Dalam sambutannya Adison menjelaskan, ada ratusan pendekar silat yang disahkan atau diwisuda menjadi warga baru PSHT di malam tersebut. Acara pengesahan sendiri dikuti PSHT cabang Muaro Jambi, Tanjabbar, Tanjabtim, Kota Jambi dan Batanghari.

“Saya ucapkan selamat atas diwisudanya adik-adik calon warga baru PSHT. Semoga apa yang menjadi tujuan PSHT bisa kita terapkan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara,” kata Adison kepada para wisudawan padepokan PSHT.

“Tujuan utama PSHT adalah persaudaraan. Ajaran PSHT  membentuk  manusia agar berbudi luhur yang tahu benar dan salah serta memayu hayuning bawono. Dan kita harus bangga dan menjaga nama baik organisasi pencak silat kita ini. Karna PSHT merupakan organisasi pencak silat terbesar di Indonesia bahkan dunia,” papar warga senior PSHT yang mulai bergabung tahun 1998 itu.

“Berbagai suku ras bahkan agama alhamdulillah kita bisa disatukan dalam wadah pencak silat ini yaitu Persaudaraan. Dan juga kita harus terus melestarikan pencak silat sebagai salah satu budaya asli bangsa Indonesia,” tegas Adison.

“Alhamdulillah IPSI terus melakukan pembinaan untuk adik-adik yang ingin menggali potensi diri menjadi atlet pencak silat, saya harap PSHT Batanghari dapat memberikan kontribusi yang besar untuk mencetak atlet-atlet handal yang berprestasi dalam berbagai event kejuaraan,” demikian kata Adison menutup pidatonya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.