Aleg PKS Sampaikan Khutbah Nikah

oleh

Aleg PKS Sampaikan Khutbah Nikah

 

Bertempat di Perumahan Bougenville RT.46 Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, pasangan Wasril Tanjung dan Indah kemarin (Ahad 26/11) meresmikan pernikahan mereka di hadapan keluarga, saksi-saksi dan penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kotabaru Jambi. Tampil menyampaikan khutbah nikah (nasihat perkawinan), Ustadz Jasrul SAg, anggota dewan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

 

Dalam ceramahnya, imam masjid Kompleks Pertamina ini mengatakan, pernikahan adalah nishfuddin (separuh agama) kita. “Di dalam pernikahan itu Allah menyempurnakan pahala-pahala yang tak mungkin diperoleh diluar pernikahan. Memandang suami, berpahala. Menyenangkan istri, dapat pahala. Berjalan berdua, berpahala. Makan berdua, dapat pahala. Berkata baik kepada pasangan halal kita adalah pahala. Semua hal dalam pernikahan itu dipenuhi oleh pahala dan keberkahan,” papar Aleg PKS Dapil Kotabaru ini.

 

Lebih lanjut lagi, ustadz Jasrul mengatakan, “Diperlukan deposit rasa syukur dan rasa sabar yang luas dalam pernikahan. Tanpa syukur dan sabar, bisa jadi pernikahan itu tak bertahan lama. Suami harus sabar menghadapi sikap istri, suami juga harus pandai mensyukuri kehadiran istri dalam kehidupannya. Sebaliknya, istri harus pandai bersyukur terhadap suami, dan bersabar jika keadaan rumah tangga belum sebaik yang ia harapkan. Jadikanlah setiap hari meningkat amal sholeh setelah menikah, jangan sudah hidup berdua malah futur, malah malas ibadah… Na’uudzubillaahi min dzaalik.”

 

Seperti biasa, anggota Komisi III DPRD Kota ini menyelipkan gurauan dalam setiap ceramahnya. “Kalau penganten zaman now mesra terus sama pasangan halalnya, kita-kita yang penganten zaman old jangan mau kalah ya pak, buk…,” kata ustadz yang biasa disapa Abu Faruq ini.

 

“Malu tadz, anak-anak sudah pada gede,” celetuk warga yang duduk di dekat ustadz.

 

“Nah jangan salah paham ya pak, buk… Jangan sampai orang pacaran saja yang tampak mesra, padahal belum halal. Kita-kita yang sudah berumur ini, perlu tampil harmonis di depan anak-anak kita, karena kita suami-istri adalah role model untuk anak laki-laki dan anak perempuan kita. Jika orangtua, suami-istri tampak mesra dan harmonis, maka itu nanti akan dicontoh oleh anak laki-laki kita jika kelak ia menjadi calon suami atau calon ayah. Dan akan dicontoh juga oleh anak perempuan kita jika kelak ia menjadi calon istri atau calon ibu,” papar ustadz yang juga berprofesi sebagai muballigh ini.

 

Kedua mempelai dan seluruh keluarga besar tampak menyimak ceramah ini dengan khusyuk. Mereka berterima kasih Ustadz Jasrul berkenan meluangkan waktu mengisi khutbah nikah tersebut.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.