Aleg PKS Minta Aparat Hentikan Pungli di Limbur Lubuk Mengkuang

oleh
Darmawan saat sidak ke lokasi pungli
Darmawan saat sidak ke lokasi pungli

Bungo (4/11) — Keresahan warga desa Limbur Kecamatan Lubuk Mengkuang Kabupaten Bungo, semakin meningkat akhir-akhir ini. Pasalnya sudah lama terjadi praktek pungutan liar (pungli) di jalan lintas antar kabupaten, yang melewati desa mereka.

Merasa tidak nyaman oleh perlakuan oknum yang tidak bertangung jawab ini, beberapa warga melaporkan masalah tersebut ke DPRD Bungo. Dalam peninjauan kemarin (Kamis, 02/11) tampak Darmawan, salah seorang anggota dewan dari PKS ikut turun ke lapangan memantau kasus pungli ini.

“Saya minta Kapolsek Lubuk Mengkuang menurunkan aparatnya untuk mengecek kebenaran laporan pungli tersebut, karena kondisi ini sudah meresahkan warga,” kata Darmawan, anggota dewan dari PKS yang kini menjabat di DPRD Kabupaten Bungo.

“Jika benar, ini harus segera dihentikan karena merugikan hak-hak masyarakat,” sambung Darmawan.

Menurut warga setempat, banyak oknum preman yang melakukan praktek pungli di jalan lintas Limbur Lubuk Mengkuang antara Bathin 2 Pelayang, tepatnya di sekitar lokasi perbaikan box culvert oleh Dinas PU dan rekanan kontraktornya.

Ali, salah satu pemuda warga desa Limbur menampakkan kekesalannya akibat pungli tersebut. “Dana yang terkumpul dari setiap pengguna jalan yang melintas sangat banyak, tapi kami tidak tahu dipakai buat apa uang sumbangan masyarakat tersebut. Sedangkan perbaikan box culvert ini kan proyek APBD, masyarakat sebetulnya tidak dibebani apapun untuk perbaikan jalan ini. Kami melihat hal begini dibiarkan berlarut-larut tanpa ada pengawasan dari aparat,” papar Ali panjang lebar.

Kapolsek Lubuk Mengkuang berjanji akan mendalami laporan masyarakat dan memanggil pihak-pihak terkait kasus ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.