Aleg PKS Batanghari: Jangan Berpolemik lagi soal Vaksin MR

oleh

Aleg PKS Batanghari: Jangan Berpolemik lagi soal Vaksin MR

 

Adison SPd selaku wakil PKS di DPRD Batanghari, kemarin ikut menghadiri rapat dengar pendapat dengan Dinas Kesehatan dan beberapa instansi terkait perihal program pemberian Vaksin MR yang banyak ditolak oleh masyarakat. RDP ini berlangsung di ruang pleno Gedung DPRD setempat.

 

Rapat ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Batanghari, Direktur RS.Hamba Muara Bulian, Komisi Fatwa MUI Batanghari, Wakil ketua PCNU Batanghari, Sekretaris Muhammadiyah Batanghari, Wakapolres Batanghari, Dinas Pendidikan, Kepala Puskesmas se-kabupaten Batanghari, dan undangan lainnya.

 

“Kami selaku wakil rakyat sudah berusaha mncari benang merah atau solusi dari polemik yang terjadi di kalangan masyarakat Batanghari tentang vaksin Rubella ini. Tetapi tampaknya masyarakat sendiri yang harus memilih yang terbaik untuk anaknya,” papar Adison.

 

“Berdasarkan diskusi yang cukup panjang dari beberapa narasumber dapat diperoleh beberapa point keputusan. Berdasarkan fatwa MUI Pusat No. 33 tahun 2018 dengan ini membolehkan vaksin Rubella tersebut karena sudah berdasarkan kajian mendalam,” lanjut Adison.

 

“Vaksin ini perlu dilakukan mengingat ancaman bahayanya penyakit tersebut. Pemerintah melalui dinas terkait agar melakukan sosialisasi tentang imunisasi Rubella ini, agar tidak lagi terjadi polemik di masyarakat,” kata Adison menambahkan.

 

“Masyarakat berhak menerima ataupun menolak untuk dilakukan imunisasi ini, jadi tidak ada kesan program ini dipaksakan. Adapun hal-hal yang berkenaan dengan imunisasi tersebut akan terus kami pantau dan dibicarakan kembali sesuai dgn keadaan yang terjadi di lapangan,” pungkas Adison mengakhiri wawancara ini.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.